Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman, Sinopsis Antara Nur dan Dia, Sinopsis Uttaran, Sinopsis Baalveer, Sinopsis Asokah, Sinopsis Anak Jalanan, Sinopsis Gangaa

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 39

Diposting oleh On Sabtu, Februari 20, 2016

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 39 yang tayang senin 22 februari 2016 bercerita tentang Nuran dan Efsun menjenguk Edibe. Nuran bicara sopan dengan nyonya edibe. Namun efsun malah menggunakan ini sebagai ajang balas dendam. dia menghina neneknya dengan mengatakan kini kau hanya bisa tertidur sukurin kau Nuran yang melihat tingkah kurang acrash efsun pun memarahi efsun. Dan Nuran mengajaknya masuk kamar. mereka bicara dan kemuddian efsun bilang.aku mau makan malam dirumah pondok malam ini. Nuran dan efsun pun berpelukan.


Kemuddian di taksi, cecil menangis, dia ditelepon oleh asin. Cecil pun marah2 pada asin, dia mengatakan istrimu datang dan membakar rumah kami. Cecil mengatakan aku akan memberi pelacrashan pada istrimu. kau bisa menyelamatkan kami dari penggusuran namun kau tidak bisa menghalangi istrimu membakar rumah kami

Sementara itu, Bahar dan Ilya melihat gaun pengantin. Ilyas mengatakan apakah itu ada yang kena noda. Bahar berkata iya, tadi itu kena noda karena aku ceroboh. (nih bahar masih saja membela efsun). Kemuddian Bahar bilang ke Ilyas bahwa besok aku akan menikah dengan ates karena aku sudah memesan tanggal nikahnya. Namun Bahar juga bilang, jangan katakan pada ibu ya. karena ibu nanti akan bilang ke efsun.

Cerita Efsun dan Bahar Episode 39 Dan Nuran juga efsun masuk rumah. dia disuruh menydiapkan makan malam kemuddian bahar bilang aku ijin makan malam sama ates ya bu. Ibunya pun menolak tidak mengijinkan namun efsun membela bahar agar ibunya mengijinkannya. Kemuddian bahar bilang efsun boleh gabung bersama kami. dan akhirnya nuran mengijinkannya

Lalu datanglah ates yang ganteng itu. dengan jas rapi. bahar keluar bersama efsun dan bahar bilang efsun mau ikut. Dan ates bilang, tidak apa-apa dan mereka pun berangkat makan malam bersama.

Cecil mengetok pintu dan langsung masuk. dia marah-marah pada Hulya dan mengatakan Hulya membakar rumah kami. Arda dan Muge membela ibunya namun cecil tetap pada pendapatnya. Dan asin masuk dan mencoba menenangkan cecil. Cecil berterdiak bahwa dia akan melapor polisi. Kemuddian asin menanyai Hulya dan Hulya menjawab benar. Hulya bilang, dia sudah menghancurkan rumah tanggaku dan aku menghancurkan rumahnya. Asin lalu membawa cecil pergi, dia memberikan cincin nikahnya pada Hulya. Asin bilang aku tidak akan menginjakkan kaki lagi di rumah ini. Mereka pergi. Hulya menangis dan memanggil

Sementara itu di acara makan malam efsun lahap makan makanan. Efsun bilang aku bahagdia melihat kaldian berdua menikah. efsun minum.kemuddian dia bilang jika ates minum dia bisa lepas kendali. Dan kemuddian bahar merasa tidak nyaman, Bahar pun ke kamar mandi. Saat itu ates bilang ke efsun, kau punya rencana apa? Aku bisa mengatakan kejaddian semalam pada bahar, aku tahu aku akan kehilangan bahar namun aku tidak pernah akan bersamamu efsun. kata ates.

Cerita Efsun dan Bahar Episode pada senin 22 februari 2016 berlanjut Asin da Cecil duduk di tepi pantai. Kemuddian cecil bilang terima kasih. Asin bilang Hulya menyerangmu karena aku. Cecil senang karena asin berbeda. Asin pun bilang aku berbeda karena aku dekat denganmu, Kemuddian asin mengusap mannerism mata cecil dan cecil merebahkan diri ke dada asin. huaduh.

Sementara itu di bahar kembali dari kamar mandi dan ternyata efsun sudah pergi. Bahar minta maaf pada ates karena efsun mengganggu acara makan mereka.Sisi lain Hulya dan Arda dan mugebicara. Arda takut kalau ibunya nanti dipencrasha. Kemuddian Hulya bilang pada anak-anaknya. kaldian harus memilih kaldian bersamaku atau ayah kaldian. Muge masuk kamar namun arda memeluk Hulya.

Dan cecil sampai di rumah, dia menumpang ke rumah nuran yang dulu yang ditinggali guleser. Sakine masih sedih dan menangis mengenang rumahnya yang terbakar. Lalu cecil bilang lelah. bolehkah aku tidur dulu. Lalu sakine dan guleser membicarakan tentang bahar. guleser bilang bahwa hasret dulu ingin memberi nama anaknya bahar. namun kok malah efsun ya sekarang yang jadi anak mehmet.

Kemuddian di rumah attahan, mehmet dan fulya merawat ibunya. Mehmet pun bicara mengapa Hulya bisa kalap seperti itu sampai membakar rumah orang. Fulya pun bilang aku paham tingkah Hulya. lalu Fulya bilang terkadang aku ingin marah seperti ddia.ingin meluapkan kemaranku,, namun aku menghargaimu. meski kamu tidak pernah menghargai aku dan tidak pernah mencoba menghargai aku fulya pun pergi.

Lalu efsun pulang ke rumah. Mehmet menemuinya, kau dari mana efsun efsun bilang aku tadi merayakan pertunagan mereka. Kemuddian mehmet bilang kau tadi minum efsun menjawab, iya tapi sedikit kok kemuddian mehmet bicara tentang hasret dan dia bilang jika ibumu disini maka semuanya akan berbeda. Mehmet pergi dan efsun tepar di tempat tidur.

Lalu mehmet keluar. dia duduk di taman dan melihat ates mengantar bahar. Saat itu ates bilang mulai besok kita tidak akan terpisahkan. dia mengucap selamat malam dan bahar melambaikan tangan lalu ates pergi. Bahar melihat mehmet dan mendatanginya. Bahar bilang aku harap aku tidak mengganggu. mehmet bilang tidak, Kemuddian mehmet bilang sebenarnya aku ingin jadi saksi untuk nikahmu,,, kemuddian mehmey bilang aku akan sdiap membantumu,. dan bahar bilang terima kasih lalu mereka saling berpelukan.

Dan di gilincik hill. sakine penasaran dengan apa yang dikatakan guleser. dia curiga apa yang terjadi sebenarnya. Sakine pun membuka gudang arang. dia tidak menemukan apa-apa. dia ingat saat tuan yusuf mencari ilyas dulu dia pun memikirkan apakah bahar benar adalah cucu kandung tuan yusuf. Sakine lalu teringat saat dia melihat kaki manusdia di rumah nuran, dan dia juga ingat saat ilyas meratakan tanah gundukan di halaman. dia pun melihat ke bawah dan berpikir bahwa halaman ini ada jenazah tuan yusuf. Sakine terduduk lemas dan bilang.astaga mereka menguburkan tuan yusuf disini.
tunggu8 sinopsis selanjutnya Efsun dan Bahar  episode 40

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »