Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman, Sinopsis Antara Nur dan Dia, Sinopsis Uttaran, Sinopsis Baalveer, Sinopsis Asokah, Sinopsis Anak Jalanan, Sinopsis Gangaa

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 34

Diposting oleh On Kamis, Februari 18, 2016

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 34 bercerita tentang Efsun menemui ibunya... ia bilang aku akan pindah bu bersama ayahku... aku tak mau hidup dengan nenek jahat itu (maksudnya nyonya attahan). Lalu efsun pergi.Sisi lain Guleser menangis dan mengatakan pada Ilyas, kami tidak bisa balik ke mersin karena selama ini hanya osman dan tuan yusuf yang membiayai kami. Ilyas bingung.Kemudian Fulya dan Mehmet ngobrol, Fulya sudah menghubungi beberapa penjual rumah namun Mehmet sedang melamun. Kemudian Fulya bilang, kau sudah bertemu ates. Mehmet bilang, aku menghindar seperti pengecut. Fulya bilang sampai kapan kau akan menghindar? Kau harus siap menghadapi kenyataan? Katakan pada ates bahwa kau tidak tahu menahu soal itu.


Lalu saat ates mendapat telepon dari tuan kenan (ayah hasan), ia bilang aku tidak bisa mengganti pembunuh ayah ibumu namun aku tahu pembunuhnya dan datanglah kesini. Saat ates akan kesana, mehmet memanggilnya, namun ates bilang maaf tuan emir aku harus segera pergi. Sementara itu hasan datang ke rumah ayahnya, ia bilang ... kenapa ayah meneleponku.

Sementara Nuran mendapat telepon dari sakine bahwa rumahnya di gelencik hil ada yang memakainya. Ia langsung menuju gelincik hil, dan melihat anak guleser sedang mainan di halaman, nuran pun marah-marah sampai kemudian ilyas datang. Lalu ilyas bilang mereka tidak ada yang menampung karena osman dan tuan yusuf tidak ada. Ilyas bilang jika rumah ini kosong, orang gila malah akan kesini dan orang gila bisa bertindak yang tak pernah kita kira. Akhirnya nuran setuju. Kemudian Nuran masuk dan mengatakan guleser boleh tinggal. Guleser senang.

Sedangkan Hulya di rumah ribut lagi dengan ibunya (nyonya attahan). Ibunya malah mengusir Hulya dari rumah. Hulya juga marah, aku akan pergi katanya... karena kakakku sudah pergi, suamiku juga pergi, keluarga kita sudah hancur lebur. Hulya meninggalkan ibunta sendiri.Lalu hasan bersamanya ayahnya makan keripik kentang. Itu adalah makanan kesukaan hasan. Ia membicarakan masa kecil hasan. Lalu hasan tahu bahwa ia dijebak ayahny, hasan langsung lari keluar, ates yang sedang menuju kesana melihat hasan lari dan ia mengejarnya namun hasan berhasil kabur.

Efsun di kantor marah-marah dengan sekretaris karena sekretaris itu tidak tahu ates. Lalu bahar datang. Kemudian bahar bilang kenapa kau mencari ates, efsun malah pergi dan bahar mengejarnya.Efsun naik taksi. Dari belakang bahar megikutinya juga dengan taksi. Lalu efsun menelepon hasan dan ia mengajak hasan bertemu. Sementara itu ates kembali ke rumah tuan kenan. Tuan kenan bilang, itu yang aku takutkan... dia bisa mati dan kau bisa masuk penjara. Kemudian tuan kenan bilang, ia putraku... ates terkejut.

Tiba-tiba efsun menelepon ates... ia bilang aku tahu keluargamu dilenyapkan dan aku tahu dimana hasan. Ates pun bersiap menemui efsun. Mereka menuju sebuah lokasi yang dijanjikan oleh efsun.Di rumah, nyonya attahan duduk di taman kemudian nuran datang dan mengatakan halo nyonya... namun tidak ada jawaban dan nuran mendatanginya. Setelah menyentuhnya, nyonya attahan terjatuh di sofa, nuran kaget dan kemudian memanggil semua orang dengan berteriak-teriak.

Sementara di gilincik hil, guleser didatangi sakine. Ia bilang apa kau saudara nuran, gulser bilang aku teman dari kampung asal nuran. Kemudian anak guleser menemukan tasbih, ia memberikan pada ibunya, guleser bingung itu adalah tasbih tuan yusuf.

Di sebuah tempat rumah kosong, efsun bertemu dengan hasan, dan ates muncul dari belakang.... sementara bahar juga sampai dan ia perlahan masuk rumah. Ates bilang dengan mengacungkan pistol ke hasan...siapa yang memberi perintah membunuh taifun... tiba-tiba dor... suara tembakan... Bahar segera naik, dan melihat hasan tumbang. Ates saat itu memegang pistol. Ates bilang bukan aku..yang membunuh namun bahar tidak percaya. Kemudian ates menelepon polisi dan mereka dibawa termasuk efsun dan bahar Namun memang bukan ates, karena hasan ditembak oleh sniper suruhan nyonya attahan. Lalu sniper itu menelepon nyonya attahan tapi hp nonya attahan mati, ia meninggalkan pesan “SUDAH DIBERESKAN NYONYA”. Sementara nyonya attahan dibawa ke rs dan hp yang ketinggal di meja dibereskan oleh beyza.

Di kantor polisi, efsun bersaksi bukan ates yang menembaknya, aku saksi... bahar juga ditanyai namun bahar mengatakan bahwa aku tidak tahu penembakan. Dan mereka boleh keluar dari kantor. Di luar bahar marah-marah pada ates, kenapa kau membiarkan ates bertemu dengan hasan. Lalu efsun bilang kau ini gimana bahar.... ates tidak menembaknya. Lalu bahar menelepon mehmet emir dan meninggalkan efsun. Efsun berteriak pada bahar, dasar sombong kau bahar.

Di rumah sakit, mehmet mendapat telepon dari bahar bahwa ates ditahan dan hasan disingkirkan. Mehmet bingung, bagaimana aku meninggalkan ibuku disini, ia bilang pada istrinya, Kemudian fulya pergilah sayang mereka membutuhkanmu dan aku akan menjaga disini, Sisi lain, cecil mendapat pesan dari asin...’AKU MENUNGGUMU DI SEBERANG JALAN, AKU MELIHATMU”, lalu cecil melihat asin dan asin melambaikan tangan. Kemudian cecil mendatangi asil. Asin bilang kita harus bicara cecil dan mereka pergi.

Di gilincik hil, guleser diajak oleh sakine minum teh. Kemudian guleser mengeluarkan tasbih, sakine bilang kau pake tasbih. Bukan ini adalah milik tuan yusuf, aku menemukannya di tempat penyimpanan arang. Sakine dan guleser mulai bertanya-tanya kenapa ada tasbih milik tuan yusuf disini.

Asin bicara di sebuah cafe, kemudian ia bilang cecil, aku sudah keluar dari perusahaan... aku sudah pergi dari rumahku, Sekarang aku tidak memiliki materi seperti dulu. Ia minta tolong pada cecil untuk mencarikan rumah sewa. Lalu muge menelepon, dan mengatakan bahwa nenek masuk rumah sakit. Lalu asin minta ijin untuk ke rs....kayaknya cecil senang ni dengan dengan status asin...

Kemudian mehmet sampai di kantor, ia menemui ates. Mehmet bilang kenapa kau merahasiakan kalau kau anak taifun. Ates bilang, aku terpaksa melakukannya. Mehmet bilang kau bekerja padaku untuk itu... ates bilang, iya.. aku minta maaf padamu. Kemudian ates bilang aku bukan penembak hasan, ada orang lain yang menembaknya. Mehmet bilang aku percaya padamu... Kemudian mehmet bilang, aku sudah mengurus semua, jika terbukti kau benar kau akan segera bebas.

Kemudian di luar bibi semra datang dan menemui bahar. Saat itu mehmet keluar, semra bilang... ates masuk penjara akibat dari tindakan keluargamu,,, lalu mehmet pergi dan efsun ikut dengan mehmet. Di mobil efsun ditanyai mehmet soal hasan, kemudian efsun bilang aku dulu pernah diikuti oleh hasan. Hasan adalah suruhan bibi fulya... Mehmet terkejut.

Baca juga Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 33
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »