Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman, Sinopsis Antara Nur dan Dia, Sinopsis Uttaran, Sinopsis Baalveer, Sinopsis Asokah, Sinopsis Anak Jalanan, Sinopsis Gangaa

Sinopsis Antara Nur dan Dia Episode 49

Diposting oleh On Jumat, Januari 15, 2016

Sinopsis Antara Nur dan Dia Episode 49 menceritakan Yigit keluar dr ruangannya dan Seval (sekretarisnya) mengejar dan membicarakan tentang pekerjaan tapi Yigit menyuruhnya menyelesaikan dgn Cahit. Sebelum masuk mobilnya, Yigit menelpon seseorang yang dipanggilnya "kapten", stlh menelpon, Yigit pun berlalu dgn mobilnya.


Cerita  Antara Nur dan Dia Episode 49 berlanjut Elmas sedang menelpon ketika Cahit keluar rumah menuju mobilnya. Elmas dgn cepat menutup tlpn dan bergegas ikut masuk ke dlm mobil. Cahit yg mengetahui lgs menyuruh Elmas keluar tapi Elmas tidak mau. Lalu Elmas buru² sembunyi di kolong mobil karena melihat ibunya melintas hendak ke rumah keluarga Kozan. Hagize melewati mobil Cahit, Cahit hanya tersenyum sedang kan Hafuze tersenyum dgn dipaksakan sambil menggerutu. Setelah itu vahit kembali menyuruh Elmas keluar tapi Elmas memaksa Cahit, akhirnya Cahitpun menuruti Elmas. ia membawa Elmas dgn mobilnya.

Di ruang kerja Yigit, Nazan dan Ny. Aytul masih membicarakan sesuatu tapi Ny. Aytul hanya terdiam mendengarkan pembicaraan Nazan, tak lama kemudian Nazan meninggalkan Ny. Aytul yg terduduk lemas.

Di tengah jalan Cahit menghentikan mobilnya dan menarik paksa Elmas turun dari mobil. Lalu mereka pun berdebat (skip), beberapa saat kemuian Cahit masuk ke dlm mobil tanpa menghiraukan Elmas yg terus saja mengatakan sesuatu. Cahit pun tanpa pikir panjang pergi dgn mobilnya meninggalkan Elmas sendirian, tapi Cahit masih memantau Elmas dari kaca spion. Baru beberapa meter jalan, Cahit menghentikan mobilnya dan berpikir sebentar lalu memundurkan mobilnya menghampiri Elmas lg. Elmas kegirangan melihat mobil Cahit kembali dan bergegas masuk ke dlm mobil Cahit.

Nur sedang berpose utk iklan parfumnya lagi. Firat memantau jalannya pemotretan sambil memandangi Nur dan teringat percakapannya td dgn Nur di mobil. Sementara di kantornya, Yigit tengah mondar mandir dan berpikir, lalu ia membuka laptopnya dan mulai bekerja, tapi Yigit sedang tidak konsen dgn pekerjaannya, ia mengeluh dgn geram lantas ia pergi ke ruang dalam utk ganti baju.

Nur masih menjalani sesi pemotretan, Engin sang fotographer mengatakan sesuatu pd Firat. Lantas Firat membuka ponsel dan menelpon.

Yigit keluar dari ruangannya dan Seval mengejar dan membicarakan tentang pekerjaan tapi Yigit menyuruhnya menyelesaikan dgn Cahit. Sebelum masuk mobilnya, Yigit menelpon seseorang yg dipanggilnya "kapten", stlh menelpon, Yigit pun berlalu dgn mobilnya.

Nur tengah dimake up dan ia melihat dan mendengar Firat sedang menelpon Ny. Aytul. Lalu Nur mendengar Firat membicarakan dirinya, Nur pun bergegas menguntit Firat dan mencuri dengar, Firat yg tidak sadar di ikuti oleh Nur terus saja berbicara pd Ny. Aytul dan ia begitu terkejut saat menutup tlponnya dan membalikkan badan ia melihat Nur dibelakangnya. Nur menanyakan sesuatu dan Firat pun terdiam.

Di kamarnya Iclal memejamkan mata sambil menggumamkan sesuatu, Ny. Aytul memasuki kamar dan menghampiri Iclal, Iclal lgs bangun dan berniat mencari Nur tapi Ny. Aytul menahannya. ia mulai menasihati Iclal, tapi Iclal kembali meledak² mengatakan sesuatu tentang Nur. Sementara Firat berada di tempat samping pemotretan menjelaskan semua pd Nur, mereka membahas hal itu dan tak lama kemudian salah satu asisten memanggil Nur utk melanjutkan pemotretan. Kembali ke kamar Iclal, ibu dan anak ini masih saling berbicara, Iclal yg masih saja emosi berusaha ditenangkan oleh ibunya, sepertinya Ny. Aytul menasihati Iclal kiat² agar Iclal tidak kehilangan Yigit.

Backsound mengalun, Yigit mendatangi dermaga dan masuk kedlm kapal pribadinya sementara Nur menjalani sesi pemotretan dgn setengah hati, Firat melihat bahwa Nur menjalani pemotretan dgn tidak konsentrasi full, Yigit mulai menjalankan kapalnya, ia berlayar sendirian karena sepertinya tidak ingin di ganggu oleh siapapun, backsound berakhir.

Ny. Aytul masih berbincang² dgn Iclal dikamarnya. Iclal masih terlihat emosi dan sang ibu berusaha menenangkannya.

Engin mengomentari Nur yg tidak konsentrasi dgn pekerjaannya, Nur pun menyahuti komentar Engin, lalu Engin pun komplain pd Firat dan Firat menyuruh mereka break dlu utk sesi kali ini. Firat pun mendekati Nur dan Nur mengatakan sesuatu pd Firat dan sepertinya Firat memakluminya. Lalu Firat mengeluarkan amplop berisi uang dari saku celananya dan diberikannya pd Nur, Nur senang mendapat gajinya lalau mereka berbicara sejenak sebelum Nur pergi. Dan sepeninggal Nur, Firat mengambil botol parfum utk pemotretan td dan mencium baunya, seketika Firat berasa eneg dgn baunya (hahaha)

Cahit mengantar Elmas sampai depan kantor, sebelum turun dari mobil, Cahit sempat memperingatkan Elmas dan Elmas menjawabnya dgn kata² manja sambil mengelus lengan Cahit (ihhhh). Setelah Elmas pergi, Cahit nampak berbicara sendiri menyemangati dirinya.

Di dlm kantor, Elmas berpapasan dgn Nur yg akan keluar, Elmas pun menyapanya dan berkata² dgn sinis. Nur pun menanggapi perkataan Elmas dgn tak kalah judesnya kemudian ia pergi.

 Ny. Aytul masih menasehati Iclal yg sedang emosi, kali ini mereka membicarakan Nazan juga. Lama kelamaan Iclal kembali sewot karena ibunya terus menerus membahas Nazan. Tak lama kemudian Ny. Aytul pun keluar dari kamar Iclal.

Ny. Aytul mendatangi kamar Nazan, Nazan sedang merias diri. Lalu mereka berdua pun bercakap² (skip yaa), selang beberapa saat Ny. Aytul pun beranjak keluar.

Terlihat Nur berjalan melenggang dgn tangan kanan kiri penuh tas belanjaan, lalu ia melihat ponsel barunya dan memandang ke suatu tempat (cafe) dan tersenyum lalu bergegas masuk ke dlm cafe tsb. Setibanya di dlm Nur mencoba sms Yigit sambil tertawa bahagia, tapi tak lama kemudian Nur pun mencoba menelpon Yigit, Yigit yg sedang bersantai diatas kapal merasa terggu dgn bunyi tlp jd di biarkannya saja lalu bunyi yg kedua cmn di lihat nomer saja, Nur pun heran Yigit tidak mau angkat tlp lalu dicobanya sekali lg, yg bunyi terkahir Yigit mengangkatnya karena geram di tlp terus menerus, tnpa tau siapa yg menelpon Yigit lgs ngomel, Nur pun menjawab omelan Yigit dan tertawa. Yigit terkejut mendengar suara Nur. Nur pun dgn riangnya menceritakan bahwa ia telah membeli ponsel baru. Yigit pun berkomentar sinis tentang ponsel baru Nur (sinis karena gk bs beliin hp ya bang :p ). Tak beberapa lama Nur menutup tlponnya. Yigit kembali berbaring sambil mengomel sendiri dan berteriak memberi ucapan selamat karena Nur telah punya ponsel baru. Lalu Yigit bangun dan lgs melempar ponselnya ke tengah laut dan setelah itu ia berteriak² sendiri.

Nur masih dlm keadaan riang sambil melihat ponselnya lalu ia berusaha menelpon Yigit lagi tapi kali ini terdengar suara bahwa nomer yg dituju sedang tidak aktif, Nur pun setengah kesal mengetahuinya. Sementara Iclal nampak telah berganti baju dan mengambil ponselnya utk menelpon Yigit yg ternyata sama saja kalau ponsel Yigit tidak aktif, lalu Iclal pun meninggalkan pesan suara. Setelah itu Iclal berjalan ke balkon kamarnya dan melihat sekeliling dan ia melihat Nazan sedang berjemur di halaman. Iclal pun bergegas turun menemui Nazan.

Iclal menghampiri Nazan yg sedang berjemur dan mereka pun mengobrol. tapi sepertinya Nazan masih memanas²i Iclal perihal Yigit-Nur hingga membuat Iclal mulai emosi kembali, ia menyuruh Nazan utk tidak lg membicarakannya lalu Iclal pun ikut berjemur disamping Nazan.

Tayyar sedang berada di dapur keluarga Kozan menemani Hafizeh sambil bersantai makan makanan yg ada (kayak bos aja nie pakdhe), Hafize mengingatkannya utk tidak berulah lalu Tayyar sepertinya mengatakan bahwa ia skr bs bersantai karena keponakannya Kozan jg skr. Tepat saat itu Ny. Aytul turun dari tangga dan menuju dapur, ia melihat Tayyar yg posisinya membelakangi Ny. Aytul sedang bersantai sambil mnum teh dan makan makanan. Ny. Aytul pun berteriak memanggil namanya dgn ckup kuat. Tayyar terkejut dan lgs berdiri menatap Ny. Aytul. Selanjutnya Ny. Aytul pun memarahinya sementara yg dimarahi menanggapi dgn santai tnpa rasa takut. Setelah puas marah² Ny. Aytul pun pergi. Sepeninggal dia, Tayyar malah asik tertawa cekikikan, Hafize mengingatkannya akan kemarahan Ny. Aytul tapi Tayyar tidak peduli malah kembali bersantai minum teh dan makanannya.

Ny. Aytul masuk ke ruang kerja Yigit, ia berusaha menghubungi Yigit tapi karena tak aktif jg ia tinggalkan pesan suara.

Sementara Yigit telah selesai berkeliling dgn kapalnya, ia menepikannya di dermaga. Lalu Yigit terlihat akan keluar dari kapalnya. Ada seorang lelaki dan seorang perempuan melihat Yigit lalu berteriak memanggil namanya. Meski sedikit malas Yigit menghampiri mereka. Yg lelaki bertanya mengenai kapal baru Yigit dan Seyda  mulai berbicara kesana kemari menanggapi kapal Yigit. Yigit pun mengomentari sebentar lalu ia pamit pergi.

Baca Sinopsis Antara Nur dan Dia Episode 48
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »