Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman, Sinopsis Antara Nur dan Dia, Sinopsis Uttaran, Sinopsis Baalveer, Sinopsis Asokah, Sinopsis Anak Jalanan, Sinopsis Gangaa

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 51

Diposting oleh On Jumat, Maret 04, 2016

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 51 yang tayang jumat  5 meret 2016 Ilyas meneruskan pekerjaanya serta menutup tanah halaman itu.. lalu ia masuk serta mengatakan bahar serta gulser kembali.Bahar masuk ke kamar bersama guleser juga cecil serta bimbang menonton sakine serta nuran berurai air mata. Bahar mengatakan ada apa ini? Nuran terdiam serta untung sakine tidak membocorkan semuanya. Bahar lalu mengusap air mata ibunya serta memeluknya.


Paginya Fulya mendatangi kantor mehmet tetapi mehmet sedang tidak ada, ia pun menitipkan bingkisan pada sekretarisnya. Tak lama hasret datang serta berpapasan dengan Fulya.. Fulya mengatakan ada apa kenapa kau ke kantor suamiku? Hasret pun menjelaskan... Fulya menyangka kau bekerjasama dengan mehmet lagi.. tetapi Hasret bilang aku tidak akan merebut mehmet.. aku hanya akan mengembalikan cek ini.. lalu hasret pergi.

Efsun datang ke rumah nuran. Nuran pun bilang jika sakine telah tahu semua.. efsun pun marah... bagaimana dapat begini..lalu efsun pun pergu lagi. Ia diantar supir mehmet.. ketika itu nuran menyusul efsun. Kemudian efsun bilang ia akan menemui hasret. Dan efsun pun ketemu dengan hasret.. hasret membahas mengenai etika pada efsun mengenai harga diri walau kita bukan orang punya.. efsun pun sok paham gitu. Lalu efsun berangkat ke kantor mehmet.

Sementara mehmet serta ates tetap ngobrol di taman sambil jalan. Setelah rampung urusan dengan mehmet.. Ates menemui mantannya yaitu Julai... ketika itu Onur lewat julai menyapa tetapi Onur tidak membalas.

Di kantor mehmet arda sedang mengobrol dengan bawahanyya yang cantik2 lalu tiba2 efsun datang serta marah2... ia mengusir dua gadis yang bersama arda itu.. Saat bicara dengan Arda lalu ada telepon tidak dikenal, ia mengancam efsun... efsun pun menjawab... ini siapa??? Efsun bimbang serta dirinya pun keluar kantor serta berangkat lagi dengan sopir ,mehmet lagi.

Sementara Nuran menemui sakine dengan mengangkat seseuatu seperti kado untuk sakine. Hal itu dilakukannya supaya sakine dapat menjaga rahasia. Namun sakine malah membentak nuran. Ia marah2 serta Nuran pun bilang terserah kau saja sakine aku pergi,, sakine pun menyuruh mengangkat barang nuran lagi serta nuran pun pergi.

Di kampus Bahar dipanggil ates, ia ingin mengundang bahar ngobrol serius, tetapi bahar malah marah serta meninggalkan.Mereka kembali terlibat pertengkaran di kampus.

Efsun tiba di sebuah tempat.. bersama supir mehmet.. lalu mereka berhenti.. faktor yang mengagetkan terjadi. Supir mehment pun pindah ke kursi belakang dimana efsun duduk... ia mengancam serta memegang-megang tubuh efsun bahkan menciumnya... sepertinya supir mehmet ini tahu rahasia efsun alias emang ia tidak lebih ajar ya.... lalu efsun sukses keluar dari mobil.. ia berlari sambil menangis.

Kemudian payau serta Hulya bicara dengan dokter mengenai kesehatan ibunya. Lalu mereka pun ke kamar rawat ibunya. Asin serta Hulya pernah sedikit bersitegang sebab Hulya sepertinya tidak menyukai bunda asin. Lalu Hulya pulang


Sisi lain bahar telah pulang ke gilincik hill, ia duduk di kursi tiba2 efsun datang sambil menagis. Bahar pun memberikannya minum.. efsun menceritakan mengenai pelecehannya terhadap bahar... serta bahar pun memeluk efsun. Lalu efsun yang syok tidur di kamar, kemudian nuran serta ilya pulang. Efsun juga menceritakan kejadian yang dialaminya pada bunda serta ayahnya.

Di rumah memhmet terjadi keributan antra Hulya dengan Mehmet. Nyonya edibe hanya dapat membisu menonton dua anaknya bertengkar.Sementara itu di rumah sakit keadaan bunda payau malah sehingga kritis, payau segera memanggil perawat dokter. Namun sayang bunda payau tidak dapat diselamatkan, ia meninggal dunia. Asin pun bersedih sekali

Kemudian malamnya Nuran ilyas ke rumah mehmet dari belakang.. mereka memanggil beyza, serta ketika itu ada juga sang sopir yang mengancam efsun. Dan sang sopir mengundang nuran serta ilyas bicara di belakang rumah. Sang sopir itu meminta uang sebagai uang tutup mulut. Sang sopir pergi, serta Nuran kembali ke rumah mereka kemudian menuturkan persoalan baru ini dengan efsun

Sementara di balkon Fukya mendatangi mehmet, ia pun menanyakan pada mehmet soal hasret serta menawarkan cek yang dikembalikan oleh hasret. Lalu mehmet segera menemui hasret ke rumahnya. Mehemet meminta bicara dengan hasret diluar.. ia pun pernah memegang pipi hasret, tetapi hasret mundur... lalu mehmet berangkat serta nyatanya Fulya mengikuti mehmet... Fulya menonton apa yang dilakukan mehmet.

Kemudian paginya di kantor mehmet ada rapat pemegang perusahaan serta ates masuk. Ia akan mendapat jatah 25 persen yang dulu milik ayahnya. Hulya tidak iklas menawarkan saham pada ates, tetapi mehmet memaksa. Ada notaris juga disana. Dan hulya akhirnta tanda tangan.

Lalu Hulya keluar... ia tidak terima serta menelepon asin... ia ngomong nrucus soal ini pada asin. Hulya ttak tahu bunda payau meninggal lalu payau pun mematikan telpon sebab Hulya ngemeng terus.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »