Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman, Sinopsis Antara Nur dan Dia, Sinopsis Uttaran, Sinopsis Baalveer, Sinopsis Asokah, Sinopsis Anak Jalanan, Sinopsis Gangaa

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 7

Diposting oleh On Sabtu, Januari 30, 2016

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 7 bercerita tentang Pada saat sarapan efsun akhirnya tahu jika ortunya nanti akan tinggal dirumah berbeda dengannya, efsun tampak kecewa tapi tidak bisa berbuat apa apa.sedangkan dirumahnya nuran bersiap untuk pergi kerumah mewah mehmet.

Nuran bersemangat sekali untuk pergi, dia mengemasi semua perabotannya, sakine datang dan nuran memberinya kenang kenangan bunga plastik, sakine senang sekali. Kemudian al datang dan menawarkan bantuan.


Dirumah mehmet, huliya kesal sekali dengan efsun tapi fuliya berkata jika ia cukup kagum juga karena efsun tidak lupa asal usulnya dan sangat mencintai keluarganya.

Truk yang membawa keluarga ilyas meninggalkan perkampungan lama mereka, pada saat yang sama keponakan yusuf bernama osman datang. Sakine kemudian memberikan alamat dimana ilyas tinggal sekarangsakine memberitahu cecil tentang pria itu.

Nuran masuk kerumah mehmet dan kagum dengan rumah mewah itu, tapi ny edibe dan huliya bersikap tidak bersahabat, nuran kesal karena mereka berkata jika dia akan tinggal dirumah satpam. efsun merasa tidak enak dengan ibunya dan berkata akan menjelaskan nanti.

“aku tidak membesarkanmu untuk mempermalukan aku, aku tidak akan tinggal disini, kau harus membawaku kerumah mewah itu. aku beri kau waktu hingga nanti malam!!!”kata nuran, ibu kumohon bersabarlah, terlalu cepat kalo nanti malam. beri aku waktu sebulankata efsun,Kemudian cecil menelepon dan memberitahu efsun tentang seseorang

.Osman sampai dirumah mehmet, ia bertemu dengan bahar. osman memberikan foto yusuf dan bahar berkata jika ia mengenalinya.

Efsun shock ketika cecil memberitahunya. Ia membbuka tirai dan kaget saat melihat seseorang bicara dengan bahar, mereka kemudian keluar dan mempersilahkan osman masuk kedalam. nuran berbohong kepada osman tentang yusuf. Efsun berkata kepada ibunya agar tidak panik.

Mehmet datang, osman langsung berlari dan meninjunya”kau menghancurkan hidup sepupuku dan sekarang kau merusak hidup pamanku dan cucunya”kata osman, osman menarik tangan efsun dan mengajakny pergi. Mehmet marah dan mengusir osman.

Nuran seanng sekali dengan perselisihan itu”biarkan mereka bertengkar, sekarang kita aman”sahut nuran.

Efsun berkata kepada ates jika dia stress sekali dengan kejadian barusan dan mengajak ates keluar”sayang sekali, aku tidak bisa pergi. besok aku harus menghadiri rapat.”kata ates, efsun kemudian pergi kekamar setelah sang ayah mendekati mereka. Mehmet minta kepada ates untuk membuat identitas efsun, aku akan mengurusnya kata ates. saat hendak pulang, ates melihat bahar yang keluar rumah untuk membuang sampah

Keduanya saling menyapa dan mata mereka bersinar sinar bahagia.”halo.”sapa ates, halo juga sahut bahar. Mereka berdua asyik bicara, tanpa mereka sadari efsun melihat keduanya dari kamar..

Ia langsung datang dan menghampiri mereka, .”bahar, kau jagnan berharap banyak padanya”kata efsun saat ates sudah pergi.

Keesokan pagi, saat sarapan. Keponakannya membutuhkan uang, ibu edha minta mehmet memberikan sebanyak yang dia minta ..mehmet menolak..”dia akan mendapatkan gajinya seperti pegawai lainnya”kata mehmet , wajah huliya menjadi marah .ia berkata jika dia akan mengirim uang kepada putranya dengan uangnya sendiri!!!!

Nuran mengomel, mereka makan apa adanya dan efsun duduk dimeja makan dengan banyak hidangan lezat didepannnya. Nuran kemudian datang kerumah mehmet, untuk meminta roti. Ia kagum melihat efsun turun tangga..”oh putriku kau cantik sekali, kau seperti putri..sini, biarkan ibu memelukmu”kata nuran, jangan ibuapa yang akan aku katakan kepada mereka nanti sahut efsun. Efsun kemudian pergi ke meja makan, mehmet menegurnya agar dia datang lebih awal sehingga mereka bisa bicara..

“ya ayah.”kata efsun manja sambil menatap huliya. Sebelum pergi mehmet memberikan efsun kartu kredit dan berkata jika efsun bisa menggunakannya sebanyak yang ia inginkan. wajah huliya langsung murka

Nuran benar benar kesal, dia melarang siapapun membuka barang barang mereka karena dia masih berharap akan tinggal dirumah mewah itu. Ia bahkan tidak mengijinkan bahar yang hendak menyetrika, untunglah ilyas mempengaruhi suaminya”nuran, dia harus berangkat ke kantor..”kata ilyas, akhirnya nuran memperbolehkan efsun membuka kardus tapi tidak semua..

Ates sedang bersantai dengan sang bibi, ia mengunkapkan rasa penasarannya dimana sebenarnya tuan yusuf berada. mereka kemudian bicara tentang efsun dan bahar.”aku semakin tua, dan kau akan segera menikah dan berkeluarga, tapi menikahlah yang benar bukan untuk balas dendam..”kata sang bibi.

“aku tidak akan tenang sebelum membalaskan sakit hati orang tuaku, mereka tidak akan tenang dialam kuburnya”kata ates penuh kebencian. Bibinya tak bisa berkata kata lagi..
Apa yang akan terjadi kemudian.

Baca juga Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 6
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »