Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman, Sinopsis Antara Nur dan Dia, Sinopsis Uttaran, Sinopsis Baalveer, Sinopsis Asokah, Sinopsis Anak Jalanan, Sinopsis Gangaa

Sinopsis Uttaran Episode 87 (ANTV)

Diposting oleh On Kamis, Desember 31, 2015

Sinopsis Uttaran Episode 87 ANTV ceritanya bermula dengan advokat menghubungi Gunwanti. Pengacara itu berkata, bukankah Mukta yang mengambil kasusnya kembali? Pengacara itu berkata, aku telah mendapatkan telepon dari advokat Mukta Rathore. Gunwanti tertawa (berpikir bahwa ia mampu melakukan apa yang ia inginkan) serta berkata, segeralah kau pulang ke rumah, aku akan menunjukkan berbagai permen, seusai semua mendapatkan kekalahan mereka.

Pengacara mengatakan tak ada faktor semacam itu  advokat Mukta ingin berjumpa dengan mu Gunwanti bertanya mengapa? Pengacara itu berkata, aku tak tahu  namun apa pun yang ia katakan, tak ada tanda bahwa mereka mengambil kasusnya kembali.


Sinopsis Uttaran Episode 87 (ANTV)

Gunwanti berkata, baiklah, suruh ia ke sini pukul 4 tapi ingat cari tahu dulu apa yang ia inginkan. aku tak akan membayar 10-20 lakhs untuk menutup permasalahan ini.ia meletakkan gagang telepon, serta mengatakan apa yang mereka inginkan sekarang? aku pikir mereka akan menutup permasalahan ini.

Gunwanti menempatkan teleponnya serta menonton Tej Singh tidur di ruang tamu. Gunawanti memintanya untuk berangkat tidur di kamarnya serta Tej mengatakan maaf aku tertidur di sini.Amla datang dengan nampan serta Tej menatapnya serta mengatakan apa ia mengangkat teh untuk ku? Gunwanti berkata, ia membawakanya untuk ku  kau hanya ingin minum alkohol saja di waktu malam  berangkat sana ke kamar mu

Gunwanti meminta Amla untuk menempatkan Gangajal yang sama di sofa.Tej meminta Gunwanti untuk menaruh berbagai Gangajalnya juga  ia bilang aku satu-satunya yang tak bersih di rumah ini.

Tej berkata, saudara ku mempunyai istri  bahkan keponakan ku juga .. (ia mungkin akan mengatakan kedua istrinya tapi kemuian ia berangkat dengan tenang) Gunawanti bilang itu bukan waktunya untuk mengatakan kebenarannya, sekarang.

Tej mengatakan Aku satu-satunya yang tak punya istri  serta jiak aku tak segera menikah, seluruh properti ku akan berangkat ke tangan mu.jawab pertanyaan ku, saya juga keluarga Bundela  tampan, sehat, dengan uang  50 persen Baldev Singh Bundela. Gunwanti berkata, apabila darah kotor, mana ada yang menunjukkan seorang gadis dari keluarga baik-baik untuk mu  Tej pergi.

Tej berkata, oh, itu sebab tiada lain sebab 50 persen menjadi faktor buruk!, Baldev Singh, kau menikmati nasib serta memberi ku kehilangan 50 persen dalam kehidupan ku  menempatkan tanda pada ku yang tak sempat mampu terhapus. ia berkata dengan dia sendiri dikala itu Amla berkata, apabila kau seorang Bundela, kenapa kau tak mengangkat seorang gadis untuk melarikan diri dengan mu ? Tej berpikir .. serta berkata, pandangan baru keren itu. Kemuian Amla seandainya aku wajib mengangkat mu lari dengan saya bagaimana?Amla merasa gugup serta melarikan diri. Tej berkata, aku akan mengangkat Mukta ku untuk lari dengan ku

Nani pengepakan barang-barangnya sambil mengoceh. Aku telah berbuat tak sedikit baginya dari pada anak ku sendiri Pushkar serta apakah ini yang ia berbagi terhadap ku ? Apa yang mereka pikirkan? Jika aku berangkat dari rumah ini, aku akan mati? Tidak, aku orang yang sangat kuat serta aku tak akan tunduk terhadap siapa pun.

Nani berteriak terhadap Rohini supaya segera menemukan kotak obat nya  sementara Divya / Jogi hanya menggelengkan kepala mereka di lantai bawah.Nani semakin mengoceh sambil mengepakan barang-barangnya  nani berpikir siapa kanha itu beraninya menendang ku keluar dari rumah ini?.Mukta berkata dengan Icha, mukta bertanya seandainya kau merasa tak baik sebab Kanha yang meminta Nani untuk pergi.

Icha berkata, ia orang yang lebih tua dari rumah ini. Mukta berkata, orang macam apa yang kau ini? Bahwa kau telah mengasihani terhadap seseorang yang telah menghina dirimu sendiri?

Nani tak mampu menutup kopernya serta Rohini datang serta menolong menutupnya.Nani mengatakan kau datang ke sini untuk menutup ini?.Rohini berkata, kini aku datang untuk menolong mu .. sebab kini kau akan pergi, sehingga aku pikir aku wajib melayani mu untuk terbaru kalinya? Bagaimana aku mampu nasib tanpa mu?

Nani mengatakan apa maksudmu bagaimana kau akan hidup? seandainya aku pergi, kau juga akan pergi. kemasi barang-barang mu! Kau merupakan bahu ku, kau akan berangkat dengan ku.Bagaimana aku akan mengambil koper ini ?

Rohini menangis serta mengatakan aku akan membawakan mu berbagai makanan serta berkemas untuk berangkat dengan mu. Rohini berangkat serta Nani berpikir rutin berpikir soal makanan  selagi ia mengangkat makanan, ia tentu akan senang.

Jogi mengatakan terhadap Divya, mengapa berbagai orang semacam itu? Panggil mereka, serta memaafkan kesalahan mereka  sebab mereka tetap sama.Mereka tak tahu fase apa yang akan kita melalui? Apa yang kau dapatkan dengan merusak ketenangan rumah ini?

Divya memintanya untuk tenang, serta jogi mengatakan aku tenang! Selama bertahun-tahun, aku telah tenang.Di satu segi ada Gunwanti ji, yang mungkin melakukan faktor terburuk serta di segi lain ini ada Tej Singh yang menghina ku di rumah ku sendiri. ia meminta Mukta untuk menikah dengannya. Bahkan aku sendiri yang akan membunuhnya !!!

Divya terkejut mendengar ini.Jogi berkata, aku mengatakan kepadanya untuk tak menonton Mukta lagi dari mulai sekarang!. Keluarga Bundela telah membungkuk begitu rendah  luar biasa.Divya berkata, Mausiji juga bertanya mengenai Tej Singh. Jogi berkata, itu berarti Mausiji tahu?

Divya berkata, aku tak tahu, tapi ia bertanya mengenai Tej Singh.Kanha / Damini / Icha datang serta Kanha meminta maaf terhadap Jogi serta berkata, aku tak meminta izin terhadap mu sebelumnya serta meminta Naniji pergi.

Jogi meminta ia untuk tak maafnya, apa pun yang telah kau perbuat merupakan untuk kemajuan dirumah ini  serta rumah ini merupakan milik mu juga.Damini berkata, tak ada Saab, rumah ini bukan milik kita  kita tak punya hak atas rumah ini  keputusan di rumah ini wajib menjadi milikmu.

Jogi berkata, Damini setiap kali aku mengambil keputusan, seluruh keluarga ku mempunyai mendukung ku  serta kali ini apa keputusan Kanha telah iambil, merupakan keputusan ku juga. aku akan mendukung ia juga.

lalu apa Divya hanya mengatakan terhadap ku saja, aku tak akan menghentikan Mausiji sama sekali.Kanha berkata, ia berangkat serta aku tak ingin salah satu dari kami untuk menghentikannya

Pertama Mukta, jadi Meethi  kita semua tahu apa yang ia perbuat serta mengapa ia melakukannya? Ini akan baik untuk ia tetap jauh dari rumah ini, jauh dari keluarga  serta mungkin kemuian ia akan menyadari kesalahan ini.

ia wajib tahu bahwa ia tak mampu menghina Mayya tinggal di rumah ini.Icha berkata, lihat Kanha, aku mengerti perasaan serta emosinya, namun ia itu lebih tua di rumah ini tak mampu menendangnya keluar begitu saja.

Kanha berkata, Mayya apakah ia seorang yang tua, ia wajib nasib semacam itu. kehormatan akan meningkat dikala kamu berbagi terhadap orang lain .. apabila ia menghina orang lain apa yang ia harapkan.

Nani turun tangga serta mengatakan aku juga tak ingin tinggal di rumah ini, yang mana aku telah menjadi pemilik  bagi semua orang egois, nani berdiri dengan kepala tertunduk. Rohini ingin menolong untuk membawakan kopernya. Nani meminta ia untuk tak membantunya.

Mukta / Surbhi juga datang ke sana. Nani menonton kuil yang ada rumah serta berangkat menuju kuil itu. ia berlangsung melalui Jogi / Divya / Kanha.

ia lipatan tangannya di depan Radha / Krishna serta mengatakan Bhagwan kita berangkat dari rumah ini, tapi sebelum aku pergi, aku akan berdoa untuk perdamaian serta ketenangan rumah ini  Aku hanya ingin berkah dari mu untuk rumah ini.

Divya datang padanya serta Nani memintanya untuk tak menghentikannya  sebab aku tak ingin kau menjadi terhina di rumah ini yang mana kau mempunyai peran penting dirumah ini sebagai 'maalkin'. jadi Jangan coba untuk menghentikan ku.

Divya berkata, aku tak akan menghentikan mu Mausiji (Nani terkejut).Aku tak akan menghentikan mu hari ini. Divya memeluknya serta berkata, ke manapun kau pergi, urus diri sendiri.

Nani berkata, Shabash Divya  shabash. Keberuntungan besar ku bahwa aku mempunyai anak perempuan yang sama semacam mu. Bahkan kau telah menjadi anak buah dari keluarga ku juga hari ini? Apa kau lupa  untuk keluarga mu, putri mu serta putrinya, aku menunjukkan nasib ku  kau tahu betul aku telah mengambil segi Tappu setiap kali  berdiri bersamanya sepanjang waktu. Dan hari ini, tak ada anak buah keluarga ini yang berdiri dengan ku.

Divya berkata, aku akan rutin mendukung mu, Mausiji  tapi dikala kau mendukung seseorang, serta dikala kau meninggalkan mereka sendirian, tak ada yang tahu. Ketika Tapasya ditendang keluar dari rumah ini sebab kesalahannya, apa kau lupa, bahkan kau meninggalkan di sisinya.

Nani teringat kilas balik dikala Jogi menendang Tapasya keluar serta bertanya Nani seandainya ia begitu mengkhawatirkan mengenai ia, ia tak akan menghentikannya  tapi ia tak memberikannya dengan Tapasya.Namun Tapasya wajib dihukum sebab kesalahannya sendiri  kau wajib dihukum sebab kesalahan mu juga. Maka Jaga dirimu.

Isyarat icha terhadap Mukta serta Mukta berangkat ke Nani serta berkata, seandainya kau ingin., kau mampu tinggal bersama kami  Icha tersenyum.Mukta berkata, jangan pikiran soal Kanha, tapi bolehkah aku minta sucha sebagai haiah kecil pada ulang tahun ku? Kau tak akan menolaknya kan?

Nani berkata, aku tahu itu. Aku tahu Mukku aku tak akan membiarkan ku berangkat serta ia akan menghentikan ku.Mukta berkata, ya Nani, aku tak ingin kau pergi, sebab itulah yang diharapkan Maa Icha. Nani menatap Icha serta Icha terkejut.

Mukta berkata, Maa Icha, apa ini yang kau inginkan bukan? Karena Itu aku lakukan.Nani berkata, oh  ini 'chaal' merupakan ini chuhiya juga. ia akan membikin ku menggosok hidung ku di lantai serta akan menjadi besar di mata keluarga ini  orang akan mengatakan bahwa Icha bitiya tak mencuri atap dari kepala seorang wanita tua.Mukta berkata, Maa Icha tak bermaksud untuk semacam itu. Aku ingin kau meminta maaf terhadap Maa Icha, supaya kau mampu tinggal di rumah ini.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »